Tampilkan postingan dengan label Setengah Baya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Setengah Baya. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Juni 2012

tanteku malu-malu

Saya Dito.....umur 23 tahun baru lulus dari salah satu universitas ternama di Malang. Dan saya berasal dari keluarga baik-baik. Kejadian ini dimulai ketika saya menginap di rumah om saya di daerah sidoarjo. Om saya telah menikah dan memiliki 2 anak lelaki yang lucu umur 3 dan 5 tahun, serta memiliki istri yang cukup cantik (menurut saya) umurnya sekitar 27 tahun.saya sendiri tinggal disurabaya

Pertunjukan Untuk Keponakanku

Sebut saja namaku Dina. Aku seorang wanita karier yang telah berusia 40 tahun. Tinggi badanku 170 cm dengan berat badan 43 kg. Ukuran braku 34B. Bulu-bulu vaginaku termasuk sedikit, karenanya celah vaginaku dapat terlihat dengan mudah. Berkat rajinnya aku melakukan perawatan muka dan tubuh maka kulitku masih halus, putih, bersih dan kencang. Kebanyakan teman-temanku memujiku seperti baru berumur

Dibalik jilbab sang janda

ini adalah sebuah kisah nyata yang terjadi sekitar 3 tahun yang lalu, Neng..., seperti itulah biasa aku memanggilnya, dia adalah teman sekantorku, seorang janda beranak 1 dan umurnya kira2 6-7 tahun lebih tua dariku. Wajahnya biasa saja, tubuhnya mungil dengan ukuran buah dada sedang. Apabila bekerja dia selalu menggunakan kerudung (jilbab), inilah awal ketertarikanku padanya. Perlu diketahui

100% True Story

Kejadian itu sore hari jam 4, dimana pembantu gw ada 2 dan yang tukang masak udah pulang sedangkan gw sendiri juga baru pulang trus mandi. Usia gw dengan pembantu yang tinggal dirumah terpaut 12 tahun diatas gw, yaitu 40 tahunan. Setelah mandi kuputuskan nonton TV di ruang tengah. Setelah pembantu gw selesai mandi kuajak nonton juga tapi jarak kami berjauhan, dia duduk di karpet. Pada saat ada

Yu Neem

AKU terjaga saat kurasakan sesuatu yang dingin menyentuh kakiku.Gusbangun, sudah sore. Mandi dulu. Ayo. bangun. Aku terbangun. Yu Nem berdiri di ujung tempat tidurku. Tangan kanannya mengguncang-guncang kakiku. Aku meliukkan badan, dan mataku terpejam lagi.Heeeh. ayo bangun. Mandi dulu, Yu Nem kembali mengguncangkan kakiku.Aku membalikkan badan. Enak sekali tidurku. Rasanya masih ingin tidur lagi